Sandiaga sebut pendatang jangan ke Jakarta tanpa ilmu

Sandiaga sebut pendatang jangan ke Jakarta tanpa ilmu

Sandiaga sebut pendatang jangan ke Jakarta tanpa ilmu – Fenomena arus balik pemudik selalu ada pendatang baru yang mencoba mengadu nasib di Jakarta. Wakil Gubernur DKI 2017-2022, Sandiaga Uno berharap pendatang tak datang ke DKI tanpa bekalĀ ilmu.

Sandiaga sebut pendatang jangan ke Jakarta tanpa ilmu

“Jadi mereka tidak bisa datang ke Jakarta dengan tangan hampa dan tidak bisa memberikan keterampilan bagi perekonomian yang dibutuhkan di Jakarta,” tegas Sandiaga di rumah dinas Setya Novanto, Jalan Widya Chandra 3, Jakarta Selatan, Minggu (25/6).

Sandiaga juga berharap Pemprov DKI mengantisipasi ketersediaan lapangan pekerjaan bagi para pendatang yang akan mengadu nasib di Jakarta.

“Satu, pastikan lapangan pekerjaannya ada. Kedua, bagi mereka yang tidak dapat bersaing harus disiapkan pelatihan-pelatihan,” jelas Sandiaga.

Sandiaga mengatakan arus urbanisasi secara global akan terus naik. Menurutnya, lanjut Sandi, pada tahun 2030 hingga 2035 penduduk dunia akan tinggal di daerah urban. “Kuncinya bagaimana mengambil kebijakan untuk mendukung sisi sosial dan perekonomian,” tandasnya

Pengacara cuti, besok Sandiaga tak penuhi panggilan Polda Metro

Polda Metro Jaya memanggil Sandiaga Uno terkait kasus penggelapan jual beli tanah di Cicurug, Tanggerang, Banten senilai Rp 8 miliar. Pihak kepolisian pun meminta Wagub DKI Jakarta terpilih itu memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dengan pihak terlapor Andreas Tjahyadi besok, Selasa (20/6) pagi.

Atas panggilan tersebut Sandiaga mengaku ingin memenuhi pemanggilan tersebut. Namun Sandiaga memastikan tak akan hadir lantaran telah memiliki jadwal untuk ke luar kota.

“Kami ingin memenuhi panggilan tersebut. Tapi sayangnya bersamaan dengan jadwal pertemuan di luar kota, yang sudah disusun sejak dua bulan lalu,” kaya Sandiaga lewat pesan singkat kepada wartawan, di Jakarta, Senin (20/6).

Sandiaga mengatakan kasus ini merupakan kasus masa lalu. Ketidakhadiran besok pun lantaran sang pengacara telah mengambil cuti. “Ini kejadian belasan tahun lalu. Saya tidak datang juga karena kuasa hukum juga sudah cuti,” ujar Sandiaga.

Meski begitu dia berjanji akan memenuhi panggilan kepolisian bersama pengacaranya. “Kami akan memenuhi panggilan tersebut sebagai warga negara yang baik,” ungkap Sandiaga.

Sebelumnya diberitakan, Sandiaga dilaporkan Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward S Soeryadjaya. Sandiaga dan rekannya Andreas, diduga melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012 lalu.

AGEN POKERAGEN POKER ONLINEAGEN POKER TERPECAYA

Share


Download dan Install Aplikasi Android & IOS Game Poker Online Indonesia KLIK DISINI

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *